Selasa, 01 Desember 2009

Jauhi HIV (AIDS) BUKAN ODHA (Penderita AIDS)

Hari ini saya terkejut pada saat berkunjung ke sebuah Masjid **hehehe... sensor** di daerah Jakarta Selatan. Awalnya hanya untuk mencari stock picture tentang sebuah "keyakinan", dan dari situlah sebuah pengalaman hidup "memang guru terbaik". Saya berkenalan dengan seorang penjaga masjid, dia bernama Amin (nama samaran pastinya, *red) 22 tahun, kami bertukar cerita bagaimana dia bisa sampai menjadi penjaga masjid. Namun yang membuat saya terkejut bukanlah profesinya yang jarang diminati pemuda se-umurannya. Tapi, dia adalah ODHA yang telah terjangkit HIV/AIDS selama 6 tahun, dan saya mencoba mencari tahu apa itu AIDS dan apa hubungannya dengan HIV.


Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi atau sindrom yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

HIV
dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara. ini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah. AIDS diklaim telah menyebabkan kematian sebanyak 2,4 hingga 3,3 juta jiwa pada tahun 2005 saja, dan lebih dari 570.000 jiwa di antaranya adalah anak-anak. Sepertiga dari jumlah kematian ini terjadi di Afrika Sub-Sahara, sehingga memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menghancurkan kekuatan sumber daya manusia di sana. Perawatan antiretrovirus sesungguhnya dapat mengurangi tingkat kematian dan parahnya infeksi HIV, namun akses terhadap pengobatan tersebut tidak tersedia di semua negara.

Hukuman sosial bagi penderita HIV/AIDS, umumnya lebih berat bila dibandingkan dengan penderita penyakit mematikan lainnya. Terkadang hukuman sosial tersebut juga turut tertimpakan kepada petugas kesehatan atau sukarelawan, yang terlibat dalam merawat orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA).


source by : wikipedia


2 komentar:

Anonim mengatakan...

betull jadi yang mesti di jauhin itu penyakitnya dan cara penularan nya..karena HIV AIDS itu bisa kena akibat kelalaian diri sendiri..

Jauhi penyakitnya tapi Tidak Dengan menjauhi orang yang sudah terkena..support dia agar lebih bersemangat dan melakukan hal hal positive dalam hidupnya sekarang

saya kopi mengatakan...

Yap,,,
karena, para ODHA justru perlu dukungan buat sembuh...

ayo, lawan HIV/AIDS

Banner.... Blog.... Blog.... Blog.... ~.O